Mulai Hari Ini film BCG Tak Lagi Di Bioskop
Setelah menggelar rapat selama 4 jam di gedung BP2N, akhirnya mulai hari ini, jumat (20/8), film “Buruan Cium Gue (BCG) “ditarik dari layar bioskop. Keputusan itu diambil lantaran adanya protes keras dari masyarakat.
Titie Said ketua Lembaga Sensor Film, mengaku menerima mandat dari Menteri Pariwisata dan Seni Budaya untuk menarik kembali surat lulus sensor. LSF lalu akan mengirimkan surat pembatalan surat lulus sensor kepada produser film BCG, dalam hal ini kepada
Raam Punjabi selaku bos dari Multi Vision Plus. Surat tersebut juga akan dikirim ke berbagai bioskop yang memutar film BCG.
Dengan demikian mulai hari ini film yang dibintangi
Hengky Kurniawan,
Masayu Anastasya dan
Ratu Felisha tak lagi nangkring di layar bioskop “Kami diminta untuk melakukan penelitian kembali serta melakukan revisi,” kata Titie Said kepada wartawan di kantor Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N) di kawasan Pengadegan, Kamis malam kemarin (19/8)..
Dalam rapat itu hadir Ketua BP2N
Djony Sjafrudin, Slamet Rahardjo, Kusumo Priyono, Enison Sinaro, Wihadi, Jimmy Heryanto, dan Adi Surya Abdi. Sedangkan dari LSF, selain Titie Said tampak anggota LSF lainnya Rae Sita dan Johan Tjasmadi.
Sebenarnya dalam UU No. 8 tahun 1992 yang berhak menarik sebuah film dari peredaran adalah Menteri Pariwisata Seni dan Budaya. “Namun mereka memberikan mandat kepada LSF untuk keputusan terhadap film BCG,” terang Titie.
Film BCG mengkisahkan tentang kisah cinta
Desi (Masayu Anastasya) dengan
Ardi (Hengky Kurniawan). Desi seorang siswi kelas 3 SMU yang magang bekerja sebagai pembawa acara remaja di sebuah radio swasta. Ia sudah menjalin hubungan serius selama dua tahun lebih dengan Ardi yang sekarang sudah kuliah.
Ardi selalu ingin hubungannya dengan Desi berjalan sehat. Itu sebabnya ia menjauhi segala bentuk kontak fisik antara mereka, termasuk ciuman. Sementara di saat siaran langsung di radio. Desi ditanya seorang pendengar tentang pengalaman ciuman pertamanya. Saking terdesak, Desi membual sudah pernah berciuman dengan Ardi.
Dengan berbagai cara Desy membujuk agar Ardi menciumnya. Karena Desy ingin sekali mendapatkan pengalaman berciuman.
Keberatan masyarakat atas film BCG ini karena dinilai Film ini dianggap telah melecehkan, menghina dan menertawakan pihak-pihak yang dianggap konserfatif dan kolot, karena berpegang pada nilai-nilai yang luhur dan ajaran agama serta norma-norma yang diatur oleh lembaga pendidikan.
Duh neh film knp setengah2 yah :P,baru juga aku ada rencana mau nonton eh udah gak di tayangin lagi hiks,padahal film nya seru [ aku pernah nonton sekilas pas di tayangin di tv] aku suka pas ciuman hehehe seru bo :P moga aja jadi di tayangin deh biar aku bisa nonton,neh pilm lebih seru dari pada "
Ada apa dengan cinta " Dan Eifel i'm in love" pokoke lebih seru deh kayak nya sih gitu soale ada adegan panas nya dikit hehehe
Posted by
******